Kamis, 16 Mei 2013

Gara-gara Diguyur Bir, Ribery Musuhi Boateng


Bintang Bayern Munchen Frank Ribery merasa sangat marah dan mengaku tidak akan mau berbicara lagi dengan Jerome Boateng gara-gara pemain tim nasional Jerman itu mengguyur Ribery dengan bir saat perayaan juara Bundesliga Munchen, Sabtu pekan lalu.

Saat perayaan itu beberapa rekan Ribery mencoba lelucon sederhana untuk mengguyur pemain Prancis itu dengan bir, namun hanya Boateng yang paling getol mengejar Ribery.

Alih-alih menganggap guyuran bir itu sebagai lelucon konyol, Ribery membalasnya dengan komentar serius dan panas. "Aku tidak akan berbicara dengan Boateng lagi--dia tahu bahwa aku muslim," kata Ribery seperti dikutip Marca, Selasa, 14 Mei 2013.

Insiden tersebut dikhawatirkan akan menganggu keharmonisan dan persiapan tim untuk menghadapi Borussia Dortmund di Final Liga Champions, 25 Mei mendatang. Gambar-gambar perayaan juara Bundesliga Munchen menunjukkan Ribery mencoba melarikan diri dari Boateng yang mengejarnya dengan penuh canda.

Namun diketahui kalau Ribery menghindari upaya Boateng karena dia seorang muslim yang percaya kalau segala bentuk kontak dengan bir adalah haram. Frank Ribery menjadi muslim sejak 2002 ketika dia memutuskan menikah dengan Wahiba, wanita Prancis keturunan Aljazair.

Pada 2010, ketika Ribery diketahui menyewa pelacur bernama Zahia Dehar--gadis yang masih berusia 17 tahun--rumah tangga Ribery-Wahiba terancam bubar. Ribery didakwa menyewa pelacur dibawah umur. Undang-undang Prancis tidak melarang pelacuran asal sang wanita sudah berumur 18 tahun. Bilal Yusuf Muhammed adalah nama muslim untuk Frank Ribery.

sumber : yahoo